INVERSIO UTERI PDF

Abstract Inversio uteri is een zeldzame complicatie van de baring. Een jarige primigravida en een jarige multigravida die wegens inversio uteri met ernstig bloedverlies met spoed naar het ziekenhuis werden verwezen, werden behandeld met vloeistofinfuus shockbehandeling , repositie van de uterus onder narcose, en voorkomen van reinversie door uteriastonica. Bij elke fluxus post partum hoort een inversio uteri in de differentiaaldiagnose te staan. Inleiding Stoornissen in het nageboortetijdperk, na een normaal verlopen partus, kunnen een enorme domper zetten op de vreugdevolle gevoelens van de ouders en hun begeleiders. Meestal ligt een atonische uterus, een achtergebleven placenta- of vliesrest of een beschadiging van het geboortekanaal ten grondslag aan het bloedverlies. Atonie van de uterus is de meest frequente oorzaak; de diagnose wordt, na uitsluiting van bovengenoemde andere oorzaken, meestal gesteld als de bloeding stopt na toediening van uterustonica.

Author:Brakus Gutaur
Country:Armenia
Language:English (Spanish)
Genre:Relationship
Published (Last):22 November 2005
Pages:469
PDF File Size:18.28 Mb
ePub File Size:4.41 Mb
ISBN:615-1-15503-311-2
Downloads:54810
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Sak



Jika perdarahan berlangsung terus, dapat timbul syok. Diagnosis perdarahan pascapersalinan dipermudah apabila pada tiap-tiap persalinan setelah anak lahir secara rutin diukur pengeluaran darah dalam kala III dan satu jam sesudahnya.

Apabila terjadi perdarahan pascapersalinan dan plasenta belum lahir, perlu diusahakan untuk melahirkan plasenta segera. Perdarahan pascapersalinan adalah kehilangan darah lebih dari ml melalui jalan lahir yang terjadi selama atau setelah persalinan kala III. Perkiraan kehilangan darah biasanya tidak sebanyak yang sebenarnya, kadang-kadang hanya setengah dari yang sebenarnya.

Darah tersebut tercampur dengan cairan amnion atau dengan urin. Darah juga tersebar pada spons, handuk, dan kain, di dalam ember dan di lantai. Volume darah yang hilang juga bervariasi akibatnya sesuai dengan kadar hemoglobin ibu. Seseorang ibu dengan kadar hemoglobin normal akan dapat menyesuaikan diri terhadap kehilangan darah yang akan berakibat fatal pada yang anemia.

Selain itu, pada keadaan dimana perdarahan pascapersalinan tidak mengakibatkan kematian, kejadian ini sangat mempengaruhi morbiditas nifas karena anemia dapat menurunkan daya tahan tubuh. Inversio uteri adalah suatu keadaan dimana badan rahim berbalik, menonjol melalui serviks leher rahim ke dalam atau ke luar vagina.

Apa yang dimaksud dengan inversion uteri?? Apa saja perubahan fisiologis pada persalinan? Sebutkan dan jelaskan klasifikasi inversion uteri? Bagaimana etiologi terjadinya inversion uteri?

Bagaimana Gejala klinis dari inversion uteri? Sebutkan dan jelaskan Presentasi inversion uteri? Bagaimana Diagnose inversion uteri ditegakkan? Bagaimana cara Penanganan inversion uteri?

Mengetahui apa yang dimaksud inversion uteri b. Mengetahui klasifikasi inversiouteri c. Mengetahui etiologi terjadinya inversio uteri d. Mengetahui bagaimana gejala klinis dari inversio uteri. Mengetahui presentasi inversio uteri f. Menjelaskan diagnosa inversio uteri g. PrawihardjoSarwono, Prof. Dr, Ilmu Kebidanan ; Jakarta Inversion uteri merupakan keadaan dimana fundus uteri masuk kedalam kavum uteri,dapat secara mendadak atau perlahan.

Tunus otot rahim yang lemah 2. Tekanan atau tarikan pada fundus tekanan intra abdominal, tekanan dengan tangan, tarikan pada talipusat. Canalis servikalis yang longgar. Patulous kanalis servikalis. Akibat traksi tali pusat dengan plasenta yang berimplantasi dibagian fundus uteri dan dilakukan dengan tenaga berlebihan dan diluar kontraksi uterus akan menyebabkan inversio uteri 2.

Akut - dalam waktu 24 jam setelah melahirkan 2. Subacutely - lebih dari 24 jam dan sampai 30 hari postpartum 3. Kronis - lebih dari 30 hari setelah melahirkan 2. Tetapi bila perdarahan sedikit dalam jangka waktu lama, tanpa disadari pasien telah kehilangan banyak darah sebelum ia tampak pucat. Nadi serta pernafasan menjadi lebih cepat dan tekanan darah menurun Diagnosis Perdarahan Pasca persalinan.

Palpasi uterus: bagaimana kontraksi uterus dan tinggi fundus uteri 2. Memeriksa plasenta dan ketuban apakah lengkap atau tidak 3. Lakukan eksplorasi cavum uteri untuk mencari sisa plasenta atau selaput ketuban 4. Robekan rahim 6. Inspekulo: untuk melihat robekan pada serviks, vagina, dan varises yang pecah 7.

MACROECONOMIA SAMUELSON NORDHAUS PDF

Inversio Uteri : Gejala, Penyebab, Pengobatan

Diagnosis perdarahan pasca persalinan Diagnosis biasanya tidak sulit, terutama apabila timbul perdarahan banyak dalam waktu pendek. Tetapi bila perdarahan sedikit dalam jangka waktu lama, tanpa disadari pasien telah kehilangan banyak darah sebelum ia tampak pucat. Nadi serta pernafasan menjadi lebih cepat dan tekanan darah menurun Diagnosis Perdarahan Pascapersalinan - Palpasi uterus: bagaimana kontraksi uterus dan tinggi fundus uteri - Memeriksa plasenta dan ketuban apakah lengkap atau tidak. Atau dapat berupa perdarahan yang menetes perlahan-lahan tetapi terus menerus yang juga bahaya karena kita tidak menyangka akhirnya perdarahan berjumlah banyak, ibu menjadi lemas dan juga jatuh dalam presyok dan syok. Karena itu, adalah penting sekali pada setiap ibu yang bersalin dilakukan pengukuran kadar darah secara rutin, serta pengawasan tekanan darah, nadi, pernafasan ibu, dan periksa juga kontraksi uterus perdarahan selama 1 jam. Reposisi sebaiknya segera dilakukan. Dengan berjalannya waktu, lingkaran konstriksi sekitar uterus yang terinversi akan mengecil danuterus akan terisi darah.

DISLOKASI MANDIBULA PDF

Uterine inversion

Jika perdarahan berlangsung terus, dapat timbul syok. Diagnosis perdarahan pascapersalinan dipermudah apabila pada tiap-tiap persalinan setelah anak lahir secara rutin diukur pengeluaran darah dalam kala III dan satu jam sesudahnya. Apabila terjadi perdarahan pascapersalinan dan plasenta belum lahir, perlu diusahakan untuk melahirkan plasenta segera. Perdarahan pascapersalinan adalah kehilangan darah lebih dari ml melalui jalan lahir yang terjadi selama atau setelah persalinan kala III. Perkiraan kehilangan darah biasanya tidak sebanyak yang sebenarnya, kadang-kadang hanya setengah dari yang sebenarnya. Darah tersebut tercampur dengan cairan amnion atau dengan urin.

CARL SCHMITT AND THE ROAD TO ABU GHRAIB PDF

Inversio Uteri, Komplikasi yang Membahayakan dari Persalinan

Dari pemeriksaan yang dilakukan, dokter akan mengelompokkan inversio uteri ke dalam klasifikasi berdasarkan keparahannya: Inversi lengkap, di mana bagian rahim telah mencapai serviks. Inversi prolaps, di mana bagian atas rahim terlihat keluar dari vagina. Inversi total, di mana rahim dan vagina sama-sama terdorong ke luar. Inversi tidak lengkap, di mana bagian atas rahim telah jatuh terbalik, namun tidak satupun dari bagian rahim yang mencapai leher rahim serviks. Penanganan Inversio Uteri Perlu diketahui, setelah proses melahirkan selesai, pada normalnya plasenta akan terlepas dari dinding rahim biasanya menit setelah lahir.

KEN GELDER SUBCULTURES PDF

Inversio uteri

Akan tetapi, apabila kelainan itu sejak awalnya timbul dengan cepat, seringkali rasa nyeri yang hebat dan dapat menimbulkan syok. Rasa nyeri yang hebat tersebut disebabkan karena fundus uteri menarik adneksa serta ligamentum infundibulopelvikum dan ligamentum rotundum kanan dan kiri ke dalam terowongan inversio sehingga terjadi tarikan yang kuat pada peritoneum parietal. Perdarahan yang banyak juga dapat terjadi, akibat dari plasenta yang masih melekat pada uterus, hal ini dapat juga berakibat syok. Pemeriksaan luar pada palpasi abdomen, fundus uteri sama sekali tidak teraba atau teraba lekukan pada fundus seperti kawah. Kadang-kadang tampak seperti sebuah tumor yang merah di luar vulva, hal ini ialah fundus uteri yang terbalik. Pada pemeriksaan dalam, bila masih inkomplit, maka pada daerah simfisis uterus teraba fundus uteri cekung ke dalam; bila sudah komplit, di atas simfisis teraba kosong dan dalam vagina teraba tumor lunak; atau kavum uteri sudah tidak ada terbalik.

Related Articles